Back to Kompasiana
Artikel

Metro

Hery Supriyanto

Dalam sunyi dan keheningan untuk mendengar suara senyap. Dalam kegaduhan untuk memilah suara merdu atau selengkapnya

Ormas Baru PERINDO Resmi Didirikan

REP | 25 February 2013 | 14:11 Dibaca: 1215   Komentar: 0   2

Terjawab sudah langkah apa yang akan dilakukan bos MNC Group Hary Tanoesudibjo pasca mundur dari Partai Nasdem 21 Januari lalu. Setidaknya ada tiga langkah yang akan dilakukannya yaitu: bergabung dengan partai polituik yang sudah ada, mendirikan organisasi masyarakat, atau membuat partai baru. Langkah pertama sudah dilakukannya dengan bergabung Partai Hanura 17 Ferbuari lalu. Dan ternyata tidak berhenti di situ saja, mendirikan organisasi masyarakat pun turut dilakukannya. Pada hari minggu tanggal 24 Februari lalu bertempat di Istora Senayan Jakarta, Pendirian Ormas Perindo (Persatuan Indonesia) resmi di deklarasikan.

1361774010542619391

Acara Dipandu oleh Daniel Mananta dan Amelia Yahya. Dok Pribadi

Bertepatan pada hari itu pula saya berkesempatan menghadiri deklarasi perindo itu, setelah mendapat undangan dari rekan saya, lumayan di kelas VIP. Suasana di IStora cukup banyak dengan dihadiri massa yang tidak saja datang dari Jakarta tetapi luar kota seperti dari cimahi, Jawa Barat. Salut juga kepada para panitia yang dapat menghadirkan massa yang mampu memenuhi hampir semua tempat duduk di Istora, dengan menggunakan kaos perindo yang didominsasi warna merah dengan mengusung tema untuk perubahan.

1361775969901046147

Massa membanjiri gedung Istora. Dok Pribadi

Acara yang seperti tertera di undangan mulai pukul 13:00, dan diisi dengan hiburan terlebih dahulu oleh beberapa artis ibu kota, tampak pula syahrini di sana. Acara ini sebagai pemanis untuk menghibur para hadirin yang telah datang. Tepat pukul 14:00 acara acara inti dimulai dan disiarkan langsung oleh media MNC group. Acara dibuka dengan parade tari nusantara, dan beberapa lagu perjuangan. Sudah bisa di tebak untuk ketua umum di jabat oleh Hary Tanoesudibjo sendiri dan seketarisnya oleh –mantan sekjen Partai Nasdem- Ahmad Rofiq.

Tim dari Perindo boleh dibilang bekerja secara cepat, dalam kata sambutan ketua panitia A Gultom mengatakan bahwa inisiasi pembentukan Perindo pada awal Februari yang kemudian tanggal 24 dideklarasikan. Untuk rencana ke depan paling tidak pada bulan Juni tahun ini kepengurusan kabupaten/kota seluruh Indonesia sudah terbentuk. Sedangkan di awal tahun 2014 sudah terbentuk kepengurusan di tingkat kecamatan. Inti dari pembentukan Perindo adalah untuk perubahan, persatuan dan partisipasi kaum muda.

Manifesto Perindo

Untuk manifesto Perindo ini dibacakan oleh Ahmad Rofiq. Yang menyatakan bahwa selama 14 tahun selama ini perjuangan reformasi terbengkalai . “Maka hari ini, kami mengambil jalan baru melalui jalan kemasyarakatan, bernama Persatuan Indonesia (Perindo), sebagai tempat mewadahi potensi kaum muda, melindungi hak-hak politik untuk membangun lagi jiwa gotong royong, dan mengembalikan etos, patos, dan logos dalam membangun politik bangsa,”.

Pidato Ketua Umum

Hary Tanoe menyatakan bahwa Indonesia harus menjadi negara yang maju. “Karena hampir 70 persen masyarakat kita ada di bawah seperti petani, nelayan, buruh, jumlah yang sangat besar masyarakat bergerak di bidang itu, dan itu yang mesti kita perjuangkan,” katanya. Untuk itu Perindo sebagai ormas akan bergerak di bidang sosial, fokus pada masyarakat bawah, pembangunan, pembimbingan generasi penerus bagi bangsa, pressure group agar permasalahan bangsa bisa diatasi.

Ia juga mengilustrasikan perjalanan 11 tahun dalam membangun MNC group sehingga bisa besar seperti ini bukan semata karena dirinya, tetapi karena di sana terdapat team work yang solid dan dikerjakan secara teroganisir. Ia juga menyatakan bahwa perjuangan harus dilandasi dengan semangat dan sikap rendah hati. Untuk itu tetap pada fokus akan tujuan, visi, dan misi. Karena tantangannya memang berat. Banyak organisasi dibentuk dengan tujuan mulia manum dalam perjalanannya organisasi itu tumbuh jadi menyimpang dari visi sebelumnya.

Namanya ormas dan partai adalah alat untuk mencapai tujuan, Hary Tanoe pun sadar akan hal itu yang dikemukanakan setelah deklarasi. Bila keadaan 2014 sampai 2019 masih seperti sekarang, ada kemungkinan Perindo bisa menjadi partai politik. Tetapi jika program-program pemerintah juga jelas, korupsi menurun, pendidikan juga bagus tidak ada gunanya Perindo jadi parpol, karena semuanya sudah bagus. Sebaliknya jika tidak ada perubahan, Perindo akan lebih leluasa melakukan perubahan melalui cara menjadi partai. Menurut Hary akan lebih konkret, Perindo tidak hanya kegiatan sosial, tapi juga bisa menjadi bagian dari pengambil keputusan.

1361776116157508017

Orasi dari sang ketua umum Perindo. Dok Pribadi

Kita mengharapkan juga pembentukan ormas Perindo ini menjadi angin segar bangsa Indosesia untuk menuju masyarakat adil, makmur, dan sejahtera. Mudah-mudahan pembentukan Perindo ini tidak sekedar untuk menampung “kekecewaan” pada tokoh-tokoh yang sebelumnya bernah berkiprah di Partai Nasdem. Rakyat menuntut bukti dan tidak sekedar janji-janji manis belaka. Mengharapkan juga bahwa rakyat tidak dijadikan objek penderita yang pada awal perjuangan begitu dibutuhkan tetapi saat kekuasaan tiba malah ditinggalkan.

13617761841383607979

Walau tidak ada fungsionaris yang datang,

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 9 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 10 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 11 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Nangkring “Tokoh Bicara”: Bupati …

Kompasiana | 8 jam lalu

Photo-Photo: “Manusia Berebut Makan …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kisruh di DPR: Jangan Hanya Menyalahkan, …

Kawar Brahmana | 8 jam lalu

Saran Prof Yusril Ihza Mahendra Kepada …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Korupsi yang Meracuni Indonesia …

Cynthia Yulistin | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: