Back to Kompasiana
Artikel

Metro

Tengku Bintang

Pernah menangkap buaya dan ular sanca seorang diri, tangan kosong. Org - Perbakin.

TNI dan Polri Bentrok, Baturaja Mencekam

HL | 07 March 2013 | 10:22 Dibaca: 10057   Komentar: 0   1

1362637935309535753

Ilustrasi/Admin (Tribunnews.com)

Ratusan Anggota TNI bersenjata lengkap dari Batalyon Armed-15 Martapura Sumatera Selatan, sejak dinihari tadi menyerang Kantor Polres Baturaja. Sebagai akibatnya, kantor Polres itu musnah dilalap api dan penghuninya berhamburan entah kemana. Anggota TNI yang kalap terus melakukan aksi pengejaran dengan menyisir setiap sudut-sudut Kota Baturaja. Berkali-kali terdengar letusan senjata, namun belum diketahui jumlah korban yang jatuh.

Kabar lain menyebutkan bahwa prajurit-prajurit TNI dari Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Baturaja telah pula melibatkan diri membantu rekan-rekan mereka. Truk-truk militer tampak hilir mudik mengangkut tentara bersenjata lengkap untuk menutup setiap akses masuk Kota Baturaja. Hingga artikel ini diturunkan pertikaian masih terus berlangsung dan belum ada tanda-tanda sampai kapan akan berhenti.

Pertikaian ini diyakini sebagai aksi balas dendam, karena beberapa minggu yang lalu seorang Anggota Yon Armed-15 yang melanggar rambu lalu-lintas, tewas ditembak mati oleh Anggota Satlantas Polres Baturaja yang sedang bertugas. Insiden penembakan ini belum terselesaikan secara tuntas. Para prajurit TNI menuntut pelaku penembakan dihukum seberat-beratnya, sesuai hukum yang berlaku. Namun tuntutan itu tampaknya tidak mencapai sasaran. Desas-desus yang berkembang mengatakan bahwa pihak kepolisian hanya akan memutasikan anggotanya (tanpa diadili), selain karena sedang menjalankan tugas disebutkan pula karena alasan memiliki riwayat sakit jiwa.

Desas-desus ini membuat Anggota TNI marah dan melakukan aksi anarki.

****

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 8 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 15 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 16 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 16 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: