Back to Kompasiana
Artikel

Metro

Achmad Suwefi

You will never walk alone

Ketika Langit dan Bumi Menangis Atas Kematian Seorang Mukmin

OPINI | 26 April 2013 | 17:53 Dibaca: 1291   Komentar: 3   0

1366973585584199434

(photo saat janazah ustadz jefrie akan dimakamkan/sumber:www.iberita.com)

Dear rekans,

Innalillaahi wainna ilaihi raaji’un, itulah kata yang teucap mengiringi pemakaman ustadz Jefrie Al Bukhari, seorang da’i muda dengan kekhasannya dalam mensyiarkan da’wah islam khususnya kepada kaum muda dinegeri ini.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya seorang Ustadz Uje (nama panggilannya) telah memberikan sebuah nilai da’wah baru yang lebih mengena untuk kalangan muda di Indonesia,walau ada beberapa segelintir orang yang menyebutnya sebagai “ustadz selebritis”, tetapi apapun itu masyarakat Indonesia tersentak dan kehilangan seorang sosok muda yang berhasil keluar dari kegelapan hidupnya menjadi seorang mukmin yang baik dan menjadi penyeru untuk menuju kesebuah kebaikan.

Diiringi dengan suara gemuruh yang kencang serta hujan yang deras di Jum’at malan (sekitar jam 01.15), mungkin ini juga sebuah pertanda dari Sang Khalik, tentang langit dan bumi yang menangis atas meninggalnya seorang mukmin, dan pada malam itu sang usatdz Jefrie Al Bukhari pun menutup matanya untuk terakhir kalinya guna bertemu Sang Khalik.

Dear rekans,

Kematian akan selalu datang pada waktu dan tempat yang tak pernah kita ketahui, karena itu merupakan rahasia Sang Pencipta.

Yakinlah, bahwa tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan kematian dan yang kekal itu hanyalah zat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan.

Dear rekans,

Tidak seorang berimanpun, melainkan disediakan dua pintu baginya dilangit.Yang satu untuk amalannya ketika naik, dan yang lain untuk rizqinya ketika turun.Jika ia telah mati, maka kedua pintu itu menangisi jenazahnya. (dari Anas ra)

Sesungguhnya jika seorang mukmin telah mati, maka semua perkuburan menghiasi dirinya masing-masing untuk menyambut kedatangan mayat itu.Tidak satu kubur, kecuali berharap semoga ia dikebumikan ditempatnya (dari ibnu Umar ra)

Akhirnya, selamat jalan Ustadz Jefri Al Bukhari, semoga semua kebaikan dan ajaran yang baik yang engkau serukan kepada masyarakat akan menjadi pemberat timbangan kebajikanmu di mata ALLAH SWT dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberikan kekuatan dan kesabaran atas musibah yang dialami.

Wassalam,

Wefi

(sebagai tulisan atas meninggal ustadz Jefrie)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerbau Disembelih, Tanduknya Jadi Sumber …

Leonardo | | 31 July 2014 | 14:24

Aborsi dan Kemudahannya …

Ali Masut | | 01 August 2014 | 04:30

Di Pemukiman Ini Warga Tidak Perlu Mengunci …

Widiyabuana Slay | | 01 August 2014 | 04:59

Jadilah Muda yang Smart! …

Seneng Utami | | 01 August 2014 | 03:56

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Perbedaan Sindonews dengan Kompasiana …

Mike Reyssent | 13 jam lalu

Lubang Raksasa Ada Danau Es di Bawahnya? …

Lidia Putri | 17 jam lalu

Jangan Tulis Dulu Soal Wikileaks dan …

Bang Pilot | 21 jam lalu

Tipe Karyawan yang Perlu Diwaspadai di …

Henri Gontar | 31 July 2014 09:31

Evaluasi LP Nusa Kambangan dan …

Sutomo Paguci | 31 July 2014 09:01

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: