Back to Kompasiana
Artikel

Metro

Amad Sudarsih

Ketua RailSafer (Indonesian Railway Safety Care), Inisiator KOMPAK (Komunitas Pecinta Kereta Api), tinggal di Jakarta.

Per September 2013, Tarif KA Ekonomi Turun Drastis

REP | 11 July 2013 | 13:44 Dibaca: 2853   Komentar: 1   0

Selain pemberian subsidi untuk penumpang KRL, subsidi dari Pemerintah juga diberikan kepada pengguna KA Ekonomi Antar Kota dan KA Perkotaan sehingga masyarakat pengguna jasa kereta ekonomi akan mampu membeli tiket dengan harga yang terjangkau.

Nota kesepahaman penyaluran dana subsidi public service obligation (PSO) sebesar Rp 704,7 Miliar telah ditandatangani oleh Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan pada 17 Juni 2013 di Kantor Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, (17/6). Dari dana PSO Tahun 2013 tersebut akan dialokasikan untuk subsidi KA Ekonomi Jarak Jauh sebesar Rp 105,1 Miliar, KA Ekonomi Jarak Sedang Rp 56,7 Miliar, KA Ekonomi Jarak Dekat Rp 246,3 Miliar, KA Ekonomi Perkotaan Rp 10,1 Miliar dan KRL Jabodetabek Rp 286,4 Miliar.

KA-KA jarak jauh yang turun tarifnya karena mendapat alokasi subsidi yaitu: Logawa (Purwokerto-Jember), Kertajaya (Surabaya Pasarturi-Tanjungpriok), Brantas (Kediri-Tanjungpriok), Kahuripan (Kediri-Kiaracondong), Kutojaya Utara (Kutoarjo-Pasarsenen), Bengawan (Solojebres-Tanjungpriok), Progo (Lempuyangan-Pasarsenen), Pasundan (Surabayagubeng-Kiaracondong), Sri Tanjung (Lempuyangan-Banyuwangi), GBM Selatan (Surabayagubeng-Jakartakota), Matarmaja (Malang-Pasarsenen).

Sedangkan untuk KA-KA EKonomi jarak sedang yang mendapat subsidi Pemerintah yaitu: Tawangjaya (Semarangponcol-Pasarsenen), Serayu (Kroya-Jakartakota), Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong), Tegal Arum (Tegal-Jakartakota), Tawangalun (Malang-Banyuwangi), Rajabasa (Kertapati-Tanjungkarang), Serelo (Kertapati-Luuklinggau), Putri Deli (Tanjungbalai-Medan) dan Siantar Ekspres (Medan-Siantar).

Kasubag Humas Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Muhartono menjelaskan mulai 1 Juli 2013 penumpang KRL akan mendapat subsidi tarif tiket. Sedangkan untuk KA Ekonomi jarak sedang dan KA Ekonomi jarak jauh mulai September 2013, tarifnya akan turun karena mendapat subsidi dari Pemerintah.

“Contohnya, KA Kertajaya jurusan Surabaya Pasarturi-Tanjungpriok yang sekarang tarifnya Rp 110 ribu setelah PT KAI memasang AC, setelah mendapat subsidi dari Pemerintah sebesar Rp 47.167 maka tarif di bulan September 2013 jadi Rp 50 ribu,” jelas Muhartono.

Penurunan tarif KA Ekonomi merupakan kabar menggembirakan bagi masyarakat. Apalagi setelah seluruh kereta ekonomi dipasangi AC Split, PT KAI menaikkan tarif hingga dua kali lipat. Karenanya, dengan adanya subsidi dari Pemerintah, masyarakat yang biasa menggunakan jasa kereta api ekonomi akan sangat terbantu.

AMAD SUDARSIH

13735249911245497019

Dengan adanya subsidi, mulai September 2013, tarif KA Ekonomi jarak sedang dan jarak jauh akan turun tarifnya. (Foto: Amad Sudarsih)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Sakura Mekar Salah Musim di Cibodas …

Rumahkayu | | 26 April 2015 | 10:44

Kehangatan Kompasiana Nangkring Bareng …

Kang Didno | | 26 April 2015 | 00:58

Mari Lestarikan Air Bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03

Tidak Ada Tukang Sapu Jalan di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 26 April 2015 | 06:25

Kenakalan Sosial Media dan Kita …

Alan Budiman | | 26 April 2015 | 11:08


TRENDING ARTICLES

Biar Miskin Tapi Terhormat …

Ifani | 15 jam lalu

Kenapa Harus Marah? …

Daniel H.t. | 19 jam lalu

Pembekuan PSSI Tidak Akan Ada Sanksi FIFA …

Wilfun Afnan | 20 jam lalu

Tren Musik Kita, Sekarang Dangdut jadi Raja …

Uzi Ne 45 | 21 jam lalu

Siti Juhro Meramal: Jokowi Tak Akan Lama …

Imam Kodri | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: