Back to Kompasiana
Artikel

Metro

Hakeem Elfaisal

fakultas ekonomi USAHID dan Fak HUKUM Bungkarno,wiraswasta,pengajar dan pembelajar Kalau kamu bukan anak raja dan engkau selengkapnya

Haji Lulung , Sikat Ahok, Ana dukung Ente

OPINI | 29 July 2013 | 17:05 Dibaca: 6411   Komentar: 53   0

Haji Lulung , Sikat Ahok, Ana dukung Ente

13750921981510190195

http://wartakota.tribunnews.com

Haji lulung memang telah mencuat namanya akhir ini secara nasional , namun jika anda berada di sekitar Jakarta pusat tentunya anda tidak aneh dengan nama satu yang cukup terkenal dan Kaya .

Lahir 8 bersaudara karena kemiskinan , ia berhenti sekolah , dan melanjutkan berjualan barang bekas di Tanah abang,atau versi lain ia mengatakan dirinya Tukang sampah,hidup ditanah abang dan membuka lapak sampah tentunya hidup yangpenuh dengan kekerasan dan perjuangan dan dunia preman .

Anda mungkin tidak kenal dengan bisnis satu ini menjadi penadah barang barang bekas yang biasanya dilakukan etnis Madura ,Bisnis ini sangat mudah mengayakan pemilik lapaknya dalam hitungan tahun .

Maka tak heran dengan capital yang baik beliu mendirikan Koperasi Bina Tanah Abang, Ia mendirikan PT Putraja Perkasa, PT Tujuh Fajar Gemilang, dan PT Satu Komando Nusantara yang bergerak di bidang jasa keamanan, kemudian PT Putraja Parking untuk operator parkir. Saya punya 7.000 karyawan, masa dibilang preman, Allah yang berikan saya jalan, hingga bisa jadi Wakil Ketua DPRD,” katanya.

Itulah sekilas Tentang Haji Lulung , sang penentang Ahok

Perang dimedia begitu kencang

Pernyataan pernyataan haji ulung diantara lain ,”ahok harus periksa kejiwaan nya,jangan sampaikejadiaan 97 terulang , kalo ngomong jangan keras keras”

Ini berbalas pantun ,kita terlalu baik menolong PKL, Apa itu HAM martabak yang dibolak balik,LulungTidak pantas Menjadi anggota DPRD, Lulung Membekingi PKL,Lulung Preman .

Kata orang “Ahok memang salah satu Cina ngehek ?”/// ada yang tersinggung???????

Kalo ini kok ngak tersinggung ???

http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2013/07/18/ahok-kenapa-lu-cina-574549.html yang pembaca nya mencapai angka fantasis kok kagak ada yang protes Ahok disebut China ???

emang bingung liat saudara saudara kita yang cina kebanyakan ngak mao disebut “cina” sepert i film terkenal itu jangan panggil akuCina “,

Tambah bingung juga ana kalau orang jawa ngak mao disebut jawa , orang padang yang mao disebut padang ,padang bengkok, orang ambon ngak mao disebut ambon ,orang arab ngak mao disebut arab , atau yang koyolnya lagi arab bahlul ,atau orang inda keeling .

Jadilah Edo Kondologit yang bangga dengan Papuanya ,dua jempol buat ente , jangan munafik saudara ku cina, Emang kalo Gua Cina Kenape ??? ya ngak ada apa yang penting WNI , kitorang bersaudara , kebetulan saja ente cina , jawa , batak , Timor ,papua,arab dll

ini lagu edo kondologit yang bangga dengan Kulit Hitamnya http://www.youtube.com/watch?v=ZngkV_SR1MA

So kembali kepokok permasalahan , Haji lulung dengaan Ahok , wahhhhh melihat rekam jejak masing Tokoh , sama - sama mempunyai kelebihan masing, dan peran masing masing , kita harapkan penyelesaikaan masalah ini , mencapai titik temu yang sama sama adil dan terbuka.

Ahok bagaimanapun , adalah penjelaman Pemimpin yang tegas ,keras cuma mungkin tempat nya saja yang harus dipaskan ,antara Idealisme dan realitas harus dibangun sesuai dengan keadaaan dan perhitungan .

Jangan lah Ego masing masing malah membenturkan masyarakat dengan pemerintah atau sebaliknya ,kayak pemimpin dimesir . atau kayak kasuk makam mbah priuk , jangan sampe deh .udah ngak zaman .

Peranan Jokowilah secara formal yang lebih dingin akan mencairkan suasana , atau secara non formal peran Hercules yang sama sama diharga Ahok dan Haji lulung pun bisa menjadi jalan keluar .

Semoga .

http://www.youtube.com/watch?v=ZngkV_SR1MA

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 2 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 12 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 12 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Tetap Semangat Saat Melakukan Perjalanan …

Vikram - | 7 jam lalu

Cas, Cis, Cus Inggris-Ria, Pedagang Asong di …

Imam Muhayat | 7 jam lalu

Libatkan KPK Strategi Jokowi Tolak Titipan …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Aku dan Siswaku …

Triniel Hapsari | 8 jam lalu

Menulis Puisi Cinta untuk …

Dewi Pagi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: